GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Pendidikan
Beranda » Berita » Resmi Menyandang Gelar Sarjana Pendidikan, 124 Calon Guru asal FKIP UCB Diminta Adaptif dan Inovatif di Era Digital

Resmi Menyandang Gelar Sarjana Pendidikan, 124 Calon Guru asal FKIP UCB Diminta Adaptif dan Inovatif di Era Digital

KUPANG, KABAKIA — Sebanyak 124 calon guru asal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Citra Bangsa (FKIP UCB) yang dinyatakan sah menyandang gelar sarjana Pendidikan (S.Pd) diminta adaptif dan inovatif di era digital saat ini. Hal ini karena perubahan zaman dan perkembangan teknologi menuntut adaptabilitas dan inovasi dalam penerapannya pada kegiatan pembelajaran.

Permintaan ini disampaikan Wakil Rektor  (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, John Enstein ketika mewakili Rektor UCB, Prof. Frans Salesman memberikan sambutan pada acara Yudisium FKIP UCB di Aula Lantai 5 Universitas Citra Bangsa, Rabu (26/11/2025).

Enstein, begitu ia karib disapa, mengatakan dunia yang serba digital akan terus menuntut kreativitas dan sensisitivitas guru terhadap penyiapan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermutu. Karenanya, lulusan FKIP UCB harus terus menghadirkan dirinya sebagai calon guru yang adaptif dan inovatif di era digital.

“Saat ini, kita sudah ada di zaman digital. Jni artinya kita dituntut untuk selalu peka terhadap perubahan zaman dan perkembangan teknologi dalam penerapannya di dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita ada di zaman digital, jadi kita harus bisa adaptif dan inovatif,” ucap Enstein.

Dia menekankan agar para calon guru asal FKIP UCB bergerak cepat menyesuaikan diri dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi sekaitan dengan implementasi pembelajaran di kelas, seperti guru harus menguasai teknologi, sehingga dapat menyediakan materi ajar yang menarik dan dapat membangkitkan minat belajar siswa.

UCB dan Pemkab Ngada Tandatangan PKS, Bupati Raymundus Dorong Tamatan SMA Kuliah Kedokteran di Universitas Citra Bangsa

“Dunia pendidikan berubah dengan cepat. Kurikulum terus berganti. Ini salah satunya karena pengaruh teknologi yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Karenanya, saya berpesan agar selalu menjadi pendidik yang kreatif dan adaptif, ” ujarnya.

Dekan FKIP UCB, Heryon Bernard Mbuik menegaskan, guru bukan hanya sebatas profesi, melainkan panggilan untuk melayani dengan hati karena guru berhadapan dengan manusia, bukan dengan tumpukan kertas.

“Guru bertugas untuk memanusiakan manusia. Mengubah yang belum mampu menjadi mampu dalam berbagai hal  baik. Karenanya, menjadi guru haruslah juga bertindak sebagai pelayan. Jadilah guru yang terus melayani siswa dengan tanpa pamrih,” pesannya kepada para peserta Yudisium FKIP UCB.

“Kalian (peserta yudisium, red-) tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga diutus untuk menjadi agen perubahan di dunia Pendidikan. Saya harap, kalian bisa menjadi guru yang kreatif dan inovatif, serta selalu siap melayani,” tandasnya.

Sementara itu, Grasella Yulianti Mona, lulusan terbaik FKIP UCB, berjanji akan memberikan yang terbaik dari dirinya kepada anak-anak yang akan dididiknya, dan akan terus belajar menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan zaman dan perkembangan teknologi.

Dukung Swasembada Pangan, NTT Sukses Gelar Gerakan Tanam Serentak Nasional di Lahan Oplah dan CSR

“Kami akan berikan yang terbaik kepada anak-anak didik kami nanti, sesuai dengan yang dipesankan kepada kami. Di bangku kuliah, kami sudah dapatkan banyak bekal ilmu pengetahuan dan ini yang akan kami terapkan saat menjadi guru nanti. Kami ucapkan terima kasih banyak kepada segenap sivitas akademika FKIP UCB, universitas, yayasan, panitia yudisium, dan semua pihak yang berjasa bagi kami hingga saat ini, “ tutur lulusan PGSD UCB ini.   

Untuk diketahui,Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Citra Bangsa (UCB) menggelar Yudisium Sarjana Pendidikan Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu (26/11/2025). Sebanyak 124 mahasiswa dari tiga program studi, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Informatika secara resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Sarjana Pendidikan.Prosesi inti ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Yudisium oleh Wakil Dekan I, Dr. Maria B. Sogen, S.Kom., M.Pd. Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat akademik dan administrasi dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan.

Sebagai bentuk apresiasi, FKIP UCB pun memberikan penghargaan kepada mahasiswa terbaik dari masing-masing program studi. Penghargaan diserahkan oleh Dekan FKIP, Wakil Rektor II Dr. Yoseph Liem, Wakil Rektor III, para wakil dekan, dan para ketua program studi.

Daftar mahasiswa berprestasi:

A. Pendidikan Informatika

Maju Bersama Teknologi: BBPP Kupang Gelar In-House Training Teknik Prompt AI untuk Transformasi Administrasi Perkantoran

Elisabet Beama – Peringkat 1

Elisabet Remenda – Peringkat 2

Gracelin Mbuik – Peringkat 3


B. Pendidikan Bahasa Inggris

Desi Amne Awang – Peringkat 1

Fort Fander Moro Wewo – Peringkat 2

Nofitri Taosu – Peringkat 3


C. PGSD

Grasella Yulianti Mona – Peringkat 1

Asbin Selten Umbu Deta – Peringkat 2

Bernadino Ceunfin – Peringkat 3


Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun kegiatan pengabdian.

Capaian Umum Yudisium

Kegiatan yudisium tahun ini juga mencatat sejumlah capaian kolektif, di antaranya:

Rata-rata IPK lulusan: 3,52

Predikat Cum Laude: 27 mahasiswa

Keterlibatan aktif mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan (BEM, HMP), kegiatan kerohanian, Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), lomba debat, inovasi media pembelajaran, serta kegiatan literasi di berbagai kabupaten.


 
(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement