GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Pendidikan
Beranda » Berita » Serena Francis Buka Jambore Pramuka Kota Kupang Di Fatubena, 430 Peserta Terlibat

Serena Francis Buka Jambore Pramuka Kota Kupang Di Fatubena, 430 Peserta Terlibat

WARTATIMOR.COM, KUPANG — Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, secara resmi membuka kegiatan Jambore Pramuka tingkat Kota Kupang yang berlangsung pada 23–25 April 2026 di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan Jambore Cabang VI baru dua kali dilaksanakan sejak tahun 2000 lalu ituq diikuti oleh 27 gugus depan se-Kota Kupang. Sebanyak 430 peserta ambil bagian, didampingi 52 pembina, serta dihadiri 17 peninjau dan didukung oleh 75 panitia.

Ketua panitia jambore, Dedi Wangge, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Perkemahan Kita Bangun Gotokumpat sebagai Rumah Besar Kita Bersama.”

Tema ini mencerminkan semangat kebersamaan, saling menghargai, serta pembentukan karakter generasi muda.
“Jambore ini menjadi ruang strategis dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda yang tangguh, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, lokasi kegiatan yang dikenal sebagai Bumi Perkemahan Potebena yang secara filosofis berarti “batu pijakan” memiliki makna sebagai fondasi kokoh dalam pembinaan generasi muda. Kawasan ini juga memiliki nilai historis bagi Gerakan Pramuka di wilayah Gotokumpat karena untuk pertama kalinya jambore di lokasi tersebut dihadiri utusan dari Kwartir Nasional.

Universitas Citra Bangsa dan Pemkab TTS Perkuat Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Pramuka NTT, Pieter Manuk, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan terhadap Gerakan Pramuka, khususnya dalam penyediaan lahan bumi perkemahan.

“Tidak semua pemerintah daerah memiliki keberpihakan kuat terhadap Gerakan Pramuka. Kota Kupang telah menunjukkan komitmen luar biasa dengan memberikan hak guna lahan seluas delapan hektare. Ini sangat potensial bahkan untuk kegiatan tingkat daerah,” kata Pieter.
I

a berharap ke depan lokasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan Pramuka tingkat daerah, mengingat posisi Kwartir Daerah yang berada di wilayah yang sama.

Dalam sambutannya, Serena Francis menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

“Jambore ini bukan sekadar perkemahan, melainkan ruang pembinaan strategis. Di sini para peserta dilatih membangun mental yang kuat, kerja sama, serta kemampuan komunikasi dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Hari Susu Nusantara 2026, Wamentan Sudaryono Gaungkan Revolusi Susu untuk Anak Indonesia

Menurut Serena, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai disiplin, kemandirian, ketangguhan, serta semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Ia menambahkan, tema jambore selaras dengan kondisi masyarakat Kota Kupang yang majemuk.

“Kota Kupang adalah rumah besar bagi kita semua. Melalui kegiatan ini, saya berharap nilai persaudaraan, gotong royong, dan toleransi semakin tertanam dalam diri generasi muda,” katanya.

Serena juga menegaskan bahwa Bumi Perkemahan Fatubena merupakan aset Pemerintah Kota Kupang yang pemanfaatannya telah direkomendasikan sebagai pusat kegiatan kepramukaan.

Pembukaan kegiatan diawali dengan penyambutan adat Natoni kepada Wakil Wali Kota dan rombongan yang tiba sekitar pukul 10.30 WITA, disertai pengalungan selendang oleh Ketua Kwartir Cabang. Rombongan kemudian diantar menuju lokasi acara dengan tarian tradisional Timor yang dibawakan siswa SDN Fatubena.

Upacara pembukaan ditandai dengan pengibaran bendera Kwartir Cabang yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota sebagai pembina upacara.

Mentan Amran Jawab Isu “Pesta Babi” di Merauke: Yang Kami Bangun Adalah Pesta Pangan

(goe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement