GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Nasional
Beranda » Berita » Maju Bersama Teknologi: BBPP Kupang Gelar In-House Training Teknik Prompt AI untuk Transformasi Administrasi Perkantoran

Maju Bersama Teknologi: BBPP Kupang Gelar In-House Training Teknik Prompt AI untuk Transformasi Administrasi Perkantoran

KUPANG, KABAKIA — Dalam rangka memperkuat kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di era digital serta menindaklanjuti Hasil Identifikasi Kebutuhan Pelatihan Peningkatan Kompetensi, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang menyelenggarakan kegiatan In-House Training (IHT) dengan tema “Teknik Prompt AI untuk Mendukung Administrasi Perkantoran”. Kegiatan yang berlangsung pada kamis (21/05/2026) ini dipusatkan di Aula Utama BBPP Kupang.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim Kerja Pengelolaan Sumber Daya Manusia (PSDM) dan Tata Usaha (TU) BBPP Kupang dan dibuka secara resmi oleh Kepala BBPP Kupang, Robi Darmawan, M.Eng. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya bagi seluruh aparatur pertanian untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), demi meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik.

“Kita harus berani bertransformasi dan memanfaatkan teknologi seperti AI ini bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai mitra kerja untuk mempercepat dan mempermudah tugas-tugas administratif maupun kedinasan sehari-hari,” ujar Robi Darmawan, M.Eng saat membuka acara.

Untuk memastikan materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan harian kedinasan, In-House Training (IHT) ini menghadirkan narasumber ahli dari internal BBPP Kupang, yaitu M. Noor T.M. yang merupakan bagian dari Tim IT BBPP Kupang.

Dalam pemaparannya, M. Noor T.M. menekankan bahwa kunci utama dalam memanfaatkan AI terletak pada cara manusia merumuskan perintah. Kemampuan AI yang pintar akan menjadi sia-sia jika instruksi yang diberikan tidak spesifik.

Gerakan ASRI Perkuat Lingkungan Kerja dan Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

“AI itu seperti asisten yang sangat cerdas tetapi butuh arahan yang jelas. Melalui teknik prompting yang tepat, kita bisa memotong waktu pengerjaan administrasi yang biasanya memakan waktu berjam-jam menjadi hitungan menit, mulai dari penyusunan draf surat, rekapitulasi gagasan, hingga analisis data sederhana. Namun ingat, akurasi tetap ada di tangan kita sebagai kendali utama,” jelas M. Noor di hadapan para peserta.

Dalam sesi tersebut, M. Noor T.M. membedah tiga pilar materi utama secara komprehensif, yaitu Pengenalan AI, Dasar-Dasar dan Teknik Penyusunan Prompt dan Optimalisasi serta Etika dalam Penggunaan AI.

Kegiatan In-House Training (IHT) ini tidak saja dihadiri oleh para pegawai ASN dari lingkungan BBPP Kupang, tetapi juga diikuti secara aktif oleh perwakilan pegawai dari SMKPP Negeri Kupang. Sinergi ini diharapkan dapat membangun keselarasan pemahaman teknologi digital di antara sesama UPT Kementerian Pertanian di wilayah Kupang.

Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang terus mendorong seluruh jajaran Kementerian Pertanian untuk melakukan lompatan teknologi (transformasi digital) di segala lini, termasuk dalam tata kelola birokrasi dan administrasi pertanian.

“Pertanian modern tidak hanya bicara tentang mesin traktor atau pemanfaatan drone di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana roda birokrasinya bergerak cepat, efisien, dan akurat. ASN pertanian harus menguasai teknologi terbaru agar pelayanan kepada masyarakat dan petani bisa berjalan tanpa sekat dan tanpa tunda,” tegas Mentan Amran.

Dukung Swasembada Pangan, NTT Sukses Gelar Gerakan Tanam Serentak Nasional di Lahan Oplah dan CSR

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyatakan bahwa peningkatan kapasitas SDM pertanian di bidang teknologi informasi adalah kunci utama menghadapi tantangan zaman.

“BPPSDMP berkomitmen penuh untuk mencetak aparatur yang adaptif dan melek teknologi. Kami ingin seluruh pegawai tidak gagap teknologi, melainkan mampu mengendalikannya untuk efektivitas organisasi,” ujar Idha Widi Arsanti.

Untuk memastikan In-House Training (IHT) berjalan interaktif, seluruh peserta diwajibkan melakukan praktik langsung membuat dokumen dinas menggunakan akun masing-masing.

Melalui bimbingan langsung dari Tim IT, diharapkan tata kelola administrasi perkantoran di BBPP Kupang dan SMKPPN Kupang menjadi lebih modern, responsif, dan siap menghadapi tantangan birokrasi di masa depan.

(*)

Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian, BBPP Kupang Tutup Bimtek Brigade Pangan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement