KUPANG KABAKIA — Universitas Citra Bangsa (UCB) bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman dan sejumlah Perjanjian Kerja Sama dalam rangka penguatan pendidikan tinggi dan peningkatan pelayanan kesehatan daerah Senin (08/06/2026) di UCB.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., selaku Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan, bersama rombongan, serta Frans Salesman, Prof. dr., S.E., M.Kes., selaku Rektor Universitas Citra Bangsa, didampingi para Wakil Rektor dan pejabat struktural Universitas Citra Bangsa.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Rektor Universitas Citra Bangsa menjadi landasan penguatan sinergi kedua institusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama ini kemudian ditindaklanjuti melalui sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS), antara lain penyelenggaraan Program Sarjana (S1) Kedokteran dan Program Profesi Dokter bagi mahasiswa utusan daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan PKS pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Puskesmas-Puskesmas Kabupaten Timor Tengah Selatan yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Citra Bangsa.
Kerja sama ini bertujuan mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan primer.
Dalam rangka peningkatan kualifikasi dan kompetensi tenaga kesehatan daerah, Universitas Citra Bangsa juga menjalin kerja sama pelaksanaan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Program Sarjana Farmasi, Sarjana Keperawatan, Sarjana Kebidanan, dan Profesi Ners, dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, RSUD Soe, serta Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Citra Bangsa.
Melalui kerja sama ini, diharapkan terwujud penguatan sumber daya manusia kesehatan, pemerataan tenaga kesehatan, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan secara berkelanjutan.
(*)





Komentar