GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Optimalkan Tata Kelola Administrasi, Arsiparis BBPP Kupang Lakukan Benchmarking Kearsipan ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT

Optimalkan Tata Kelola Administrasi, Arsiparis BBPP Kupang Lakukan Benchmarking Kearsipan ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT

KUPANG, KABAKIA — Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan digitalisasi dokumen instansi, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang melakukan kunjungan benchmarking kearsipan ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan studi banding yang digawangi oleh Tim Arsiparis BBPP Kupang ini dilaksanakan pada Rabu (20/05/2026).

Kunjungan strategis ini bertujuan untuk mengadopsi praktik terbaik dalam hal tata kelola arsip dinamis maupun statis, sistem pengamanan dokumen, hingga implementasi transformasi digital kearsipan yang telah sukses diterapkan oleh Pemerintah Provinsi NTT.

Kepala BBPP Kupang, Roby Darmawan, dalam kesempatan terpisah menegaskan bahwa tertib administrasi dan pengelolaan arsip yang modern merupakan indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel (good governance).

Baca Juga: Mikhayla Averina Kehi Metak, Anak Tunggal yang Bercita-cita Menjadi Perawat

“Arsip bukan sekadar tumpukan kertas masa lalu, melainkan aset informasi yang sangat berharga untuk menentukan kebijakan masa depan. Melalui benchmarking ini, kami berharap para fungsional Arsiparis BBPP Kupang dapat menyerap ilmu standardisasi kearsipan yang lebih maju, sehingga pengelolaan dokumen di balai kita semakin rapi, aman, dan mudah diakses berbasis digital,” ujar Roby.

Akselerasi Swasembada Pangan, BBPP Kupang Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Brigade Pangan bagi Aparatur

Kedatangan Tim Arsiparis BBPP Kupang disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan arsiparis senior Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai pengelolaan e-arsip, teknik restorasi dokumen fisik yang rusak, hingga melihat langsung fasilitas Depo Arsip Provinsi untuk mempelajari manajemen tata ruang penyimpanan yang ideal.

Langkah penguatan kapasitas aparatur ini sejalan dengan komitmen Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang terus menekankan bahwa pengembangan kompetensi aparatur adalah pilar utama dalam membangun birokrasi yang lincah dan berdaya saing. SDM Kementerian Pertanian di era modern dituntut untuk terus adaptif terhadap teknologi informasi demi mendukung efisiensi kerja organisasi secara berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, senantiasa mengingatkan pentingnya penguatan sistem administrasi internal di setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Administrasi kearsipan yang kuat dan terintegrasi diyakini akan menjadi pondasi yang kokoh dalam mendukung seluruh pelaporan program swasembada pangan nasional secara transparan dan akurat.

Melalui benchmarking kearsipan ini, BBPP Kupang berkomitmen meningkatkan kualitas kearsipan terus menerus melakukan pembenahan, digitalisasi, dan standarisasi sistem kearsipan di lingkungan balai guna memberikan dukungan layanan administrasi yang prima bagi seluruh stakeholder pertanian dan peternakan.

FKIP UCB Hadirkan Fashion Street Berbalut Tenun Ikat NTT Dalam Rangka Merayakan Rayakan Dies Natalis VII dan Hardiknas 2026

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement