KUPANG, KABAKIA — Dalam rangka memastikan penyelenggaraan layanan informasi dan kepustakaan telah memenuhi standar nasional, Perpustakaan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP Kupang) secara resmi menjalani kegiatan penilaian kesesuaian atau akreditasi perpustakaan, Rabu (4/11/2026). Kegiatan asesmen ini dihadiri langsung oleh Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional RI, Made Ayu Wirayati, beserta Tim Asesor.
Berdasarkan hasil verifikasi dan rapat pembahasan penilaian, Perpustakaan BBPP Kupang meraih Predikat A (Sangat Baik) sementara.
Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpusnas RI, Made Ayu Wirayati, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Kami mengucapkan selamat kepada BBPP Kupang yang telah mengikuti akreditasi dengan nilai yang sangat baik. Harapan kami, perpustakaan BBPP Kupang akan terus meningkatkan kualitas perpustakaannya untuk memberikan pelayanan prima kepada pemustaka,” ujarnya.
Capaian ini menjadi bukti komitmen BBPP Kupang dalam memperkuat tata kelola kepustakaan, melengkapi administrasi, serta meningkatkan fasilitas dan layanan literasi berbasis Standar Nasional Perpustakaan.
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan kerap menekankan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan dan keterbukaan informasi publik di era modern. Pertanian tidak hanya berbicara tentang _on-farm_ di lapangan, melainkan juga harus didukung oleh ketersediaan data, ilmu pengetahuan, serta literasi yang kuat bagi para penyuluh dan pelaku utama pertanian.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa UPT pelatihan pertanian di bawah kementerian harus terus berbenah menjadi pusat pembelajaran yang adaptif dan berkualitas tinggi.
“Pusat pelatihan dan unit kerja di sektor pertanian harus menjadi garda terdepan dalam mencetak SDM yang cerdas dan kompeten. Pengelolaan fasilitas literasi dan perpustakaan yang terakreditasi dengan baik adalah wujud komitmen kita bersama dalam memberikan pelayanan publik yang prima, transparan, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Santi.
Mewakili Kepala BBPP Kupang, Kepala Bagian Umum Siti Kamalia Kamal menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia berharap hasil sementara ini dapat memotivasi pengelola untuk terus berinovasi dan mempertahankan mutu layanan sebagai pusat rujukan informasi serta literasi pertanian peternakan di Nusa Tenggara Timur.
(*)







Komentar