KUPANG, KABAKIA — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI) Universitas Citra Bangsa (UCB) secara khusus menggelar Seminar Nasional tentang Integrasi Bahasa Ibu dalam Pembelajaran Bahasa Asing, khususnya Bahasa Inggris. Seminar Nasional ini digelar bertepatan dengan Hari Bahasa Ibu Internasional atau International Mother Language Day, yang diperingati setiap tanggal 21 Februari.
Kegiatan seminar nasional digelar di Aula Lantai 5 Gedung Rektorat Universitas Citra Bangsa dan dibuka Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UCB, Heryon Bernard Mbuik, M.Pd. Seminar nasional ini menghadirkan tiga narasumber yakni Prof. Drs. Feliks Tans, M.Ed., Ph.D (Dosen PBI Undana), Prof. Dr. I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini, S.S., M.Hum (Akademisi Universitas Mahasaraswati Denpasar), dan Dr. Agnes M.D. Rafael, S.Pd., M.Hum (Dosen PBI UCB/Kepala UPT Bahasa UCB).
Seminar nasional yang dipandu Christmas P. Ate, S.S., M.Hum sebagai moderator ini, diikuti para mahasiswa Prodi PBI UCB dan perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi lingkup Universitas Citra Bangsa (UCB) serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan masyarakat umum lainnya yang mengikuti seminar secara virtual melalui zoom.
Seminar nasional ini mengangkat tema ““From Mother Tongue to Foreign Language: Integrating Local Literature into English Language Teaching and Learning to Promote Cultural Literacy” (Dari Bahasa Ibu ke Bahasa Asing: Mengintegrasikan Sastra Lokal ke dalam Pengajaran dan Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Literasi Budaya).
Secara umum ketiga narasumber menekankan pentingnya menjaga kelestarian Bahasa Ibu dan Sastra Lokal ditengah arus globalisasi dan perkembangan dunia digital. Bahasa Ibu adalah warisan budaya dan identitas, sementara perubahan sikap dan perilaku dalam berbahasa biasanya dipengaruhi oleh gaya hidup dan budaya global.
Karena itu, mengintegrasikan Sastra Lokal ke dalam pengajaran dan pembelajaran Bahasa Asing, khususnya Bahasa Inggris penting untuk mendapat perhatian sehingga bisa berdampak pada upaya meningkatkan Literasi Budaya.
Sementara Dekan FKIP Universitas Citra Bangsa (UCB), Heryon Bernard Mbuik, M.Pd mengatakan, seminar nasional yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional ini, menegaskan tentang pentingnya pelestarian bahasa ibu sebagai bagian dari warisan budaya, identitas, serta keberagaman intelektual umat manusia.
Momentum ini, kata Heryon Bernard Mbuik, selaras dengan tema seminar nasional yakni, “From Mother Tongue to Foreign Language: Integrating Local Literature into English Language Teaching and Learning to Promote Cultural Literacy.” Tema ini bukan sekadar topik akademik, melainkan sebuah panggilan intelektual dan kultural bagi semua.
Di tengah arus globalisasi dan dominasi bahasa asing, kata Heryon Bernard Mbuik, kita semua diingatkan bahwa bahasa ibu dan sastra lokal bukanlah penghambat kemajuan, melainkan fondasi identitas dan kekayaan intelektual bangsa. Karena itu, FKIP Universitas Citra Bangsa memandang penting integrasi literatur lokal dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
“Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi linguistik mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan literasi budaya, rasa bangga terhadap identitas lokal, serta kemampuan berpikir kritis dalam konteks global,” kata Heryon Bernard Mbuik.
Bahasa ibu, kata Heryon Bernard Mbuik, adalah bahasa pertama cinta, nilai, dan peradaban diajarkan. Dari sanalah karakter dibentuk, cara berpikir ditanamkan, dan jati diri dibangun. Maka ketika kita mengintegrasikan sastra lokal dalam pembelajaran Bahasa Inggris, sesungguhnya kita sedang membangun jembatan antara identitas dan modernitas, antara lokalitas dan globalitas.
“Kita tidak ingin melahirkan generasi yang hanya fasih berbahasa asing tetapi tercabut dari akar budayanya. Sebaliknya, kita ingin menghadirkan generasi pendidik dan pembelajar yang mampu menjembatani kearifan lokal dengan perspektif global, berpijak kuat pada budaya sendiri, namun mampu berdialog dengan dunia,” kata Heryon Bernard Mbuik.
Seminar nasional ini, kata Dekan FKIP UCB, menjadi ruang akademik yang strategis untuk memperkaya wawasan, memperdalam refleksi pedagogis, serta membangun jejaring kolaborasi antar akademisi. “Kehadiran para narasumber yang kompeten di bidangnya merupakan kehormatan besar bagi kita semua, dan saya yakin diskusi hari ini akan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris yang kontekstual dan berakar pada budaya,” kata Heryon Bernard Mbuik.
Karena itu, sebagai Dekan FKIP, Heryon Bernard Mbuik menyampaikan apresiasi kepada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Citra Bangsa atas inisiatif dan kerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan seminar nasional ini. Serta berharap, kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi akademik yang menghidupkan atmosfer ilmiah di lingkungan FKIP UCB.
Sementara dalam laporannya, Ketua Panitia Seminar Nasional PBI UCB, Selfiana Triyanti M. Ndapa Lawa,.S.Pd., M.Pd mengatakan, Seminar Nasional tentang Integrasi Bahasa Ibu dalam Pembelajaran Bahasa Asing, khususnya Bahasa Inggris ini bertujuan memperkaya wawasan tentang pentingnya integrasi Bahasa Ibu dan Sastra Lokal dalam pembelajaran bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris.
Selain itu, sekaligus digelar dalam rangka peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional atau International Mother Language Day. Tahun 2026. Dengan harapan kegiatan ini dapat diikuti secara baik oleh para peserta terutama para mahasiswa sebagai generasi muda bangsa.
(*)





Komentar