GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Ekonomi
Beranda » Berita » Didukung Panitia dari Bank TLM, Badan Diakonia GMIT Klasis Kota Kupang Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis bagi UMKM Jemaat

Didukung Panitia dari Bank TLM, Badan Diakonia GMIT Klasis Kota Kupang Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis bagi UMKM Jemaat

UMKM Jemaat Klasis Kota Kupang Siap Naik Kelas

KUPANG, KABAKIA — Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Klasis Kota Kupang melalui Badan Diakonia, menggelar Pelatihan Manajemen Bisnis bagi UMKM Jemaat Klasis Kota Kupang. Kegiatan ini diikuti 35 peserta yang merupakan pada pelaku UMKM jemaat dari semua Gereja dalam wilayah Klasis Kota Kupang.

Pelatihan Manajemen Bisnis bagi UMKM Jemaat ini digelar di Aula TLM yang beralamat di Jalan A Yani Kota Kupang, pada Sabtu (15/11/2025)., dan dibuka langsung oleh Ketua Majelis Klasis Kota Kupang, Pdt. Delfi Poyk-Snae, S.Th., M.Pdk.

Tujuan digelarnya pelatihan ini, untuk meningkatkan kapasitas UMKM Jemaat, agar lebih profesional dan berdaya saing. Sehingga UMKM Jemaat Klasis Kota Kupang Siap untuk Naik Kelas. Dengan materi pelatihan adalah Perizinan Usaha dan Produk, serta Strategi Marketing dan Digital Marketing.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, di antaranya :

  • Ibu Yovita Kewa dari BPOM Kupang, yang membawakan materi tentang “Perizinan Usaha dan Produk”.
  • Ibu Nina Lauata dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang.
  • Dirut Bank TLM Robert Fanggidae yang membawakan materi tentang “Strategi Pemasaran”.
  • Pak Timmy Therik, dari Trainer Digital Marketing, yang membawakan materi pelatihan tentang “Strategi Pemasaran Digital”.

Turut hadir Sekretaris Majelis Klasis Kota Kupang, Mauridz Pella, serta panitia pelatihan dari Bank TLM yang mendukung kelancaran kegiatan.

BBPP Kupang Gelar Sertifikasi Kompetensi Juleha, Dorong Penjaminan Produk Pangan ASUH di Provinsi NTT

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Klasis Kota Kupang, Pdt. Delfi Poyk-Snae, S.Th., M.Pdk., menekankan tentang pentingnya peran Gereja dalam mendukung jemaat melalui pelayanan yang holistik.

“Gereja harus terlibat dalam pergumulan jemaat, pelayanan Gereja yang holistik, karena itu perlu kerja kolaboratif,” ujarnya.

Sementara kepada para peserta, Pdt. Delfi Poyk-Snae berharap, dengan adanya pelatihan ini para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam usaha mereka, sehingga UMKM Jemaat Klasis Kota Kupang dapat berkembang dan naik kelas.

(*)

Hari Susu Nusantara 2026, Wamentan Sudaryono Gaungkan Revolusi Susu untuk Anak Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement