WARTATIMOR.COM, KUPANG – Pemain sepak bola professional Indonesia berdarah campuran Indonesia-Kanada, Victor Jonson Benjamin Dethan, hadir dan menggelar acara Jumpa Fans di Kupang pada Senin 1 Juni 2026. Kehadiran pemain Timnas Indonesia yang pernah mencatat debutnya di ajang ASEAN Championship 2024 ini disambut gembira para pecinta sepak bola tanah air yang ada di Kota Kupang dan sekitarnya.
Acara Jumpa Fans Pemain Timnas Indonesia Viktor Dethan bersama para pecinta sepakbola tanah air di Kota Kupang dan sekitarnya, digelar di halaman kampus Universitas San Pedro, lokasi yang pernah menjadi Kantor Bupati Kupang di Jalan Sokarno No. 1 Kota Kupang.
Saat hadir di acara jumpa fans ini, Viktor Dethan didampingi kedua orang tua dan managemennya, serta perwakilan dari pimpinan kampus Universitas San Pedro Kupang. Sejumlah mahasiswa Universitas San Pedro Kupang juga hadir lengkap dengan jas almamater sebagai bentuk dukungan atas prestasi yang diraih sekaligus sebagai bentuk kegembiraan karena berjumpa dengan sang idola.
Kehadiran penyerang sayap kanan atau gelandang serang Timnas yang juga bermain untuk PSM Makassar di klub Liga 1 Indonesia ini, selain untuk bersua dengan para fansnya, juga sekaligus pulang kampung. Karena Viktor Dethan lahir di Kupang pada tanggal 11 Juli 2004 dari pasangan ayah Dr. Janson Dethan dan ibu Marylynn Dethan, bahkan pernah tercatat sebagai mahasiswa di Universitas San Pedro Kupang sebelum menapaki karier sepakbola profesionalnya.
Kepada para fansnya, pemain sepakbola binaan akademi PSM Makassar yang menjadi andalan pelatih Bernardo Tavares di lini serang ini, menyebut bahwa untuk masuk dalam daftar sebagai timnas Indonesia, ada banyak lika-liku dan perjuangan yang ia lalui. Ia pernah dipanggil masuk dalam daftar pemain timnas U-18, U-20 dan U-22, namun tidak diturunkan dan hnya duduk dikursi cadangan.
Tapi berkat latihan serius dan perjuangan yang kuat untuk membuktikan diri, akhirnya anak binaan akademi PSM Makassar bernama Viktor Dethan ini dipromosikan ke timnas senior pada musim 2022. Bahkan, kini sejumlah klub internasional dari sejumlah negara Asean termasuk dari Eropa, juga melirik dan memberi tawaran kepadanya untuk bergabung.
Namun hingga saat ini, pemain timnas Indonesia bertinggi badan 174 cm itu belum menentukan pilihan untuk merupmut di negara mana dan bergabung dengan klub apa. Yang pasti, hingga saat ini ia masih membela Timnas Indonesia di pertandingan-pertandingan bertaraf internasional.
Menjawab pertanyaan wartawan soal potensi anak-anak NTT, terutama anak-anak di Kota Kupang, untuk mengikuti langkahnya menjadi pemain sepakbola yang handal, Viktor Dethan menyebut kalau anak-anak NTT memiliki potensi dan peluang yang sangat besar untuk menjadi pemain sepakbola berbakat dan professional. Namun demikian ada syarat yang harus dilalui.
Syarat pertama menurut Viktor Dethan, adalah keyakinan atau kepercayaan diri serta didukung dengan bakat yang dimiliki. Setelah itu, perlu ada Latihan yang serius dan rutin untuk mengasah kemampuan dan ketrampilan berolah araga atau bermain. Yang ketiga adalah berusaha mencari peluang untuk masuk ke klub atau akademi sepakbola sehingga mendapat bimbingan dan memperkaya Teknik bermain serta terlibat dalam berbagai ajang pertandingan.
Sementara ayahnya yakni Dr. Janson Dethan, yang juga Ketua Yayasan Servas Mario, Yayasan yang menaungi kampus Universitas San Pedro Kupang, bercerita tentang bagaimana dirinya dan istri mendukung langkah putra mereka untuk bisa menjadi pemain sepakbola professional.
Mulai dari memberi kesempatan untuk berlatih dan memantau perkembangan bakat sepakbola yang dimiliki Viktor Dethan, memasukannya ke akademi sepakbola di Malang-Jawa Timur, melanjutkan ke akademi sepakbola PSM Makasar, mengikuti berbagai ajang pertandingan hingga akhirnya menjadi pemain sepakbola professional seperti saat ini.
Sebagai orang tua, Dr. Janson Dethan akan terus mendukung pustranya dan berharap Viktor Dethan terus berprestasi dan menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat Kota Kupang, masyarakat Provinsi NTT dan Bangsa Indonesia pada umumnya. Sebagai ketua Yayasan Servas Mario, ia juga akan berusaha menularkan semangat berprestasi dalam bidang olah raga bagi para mahasiswa Universitas San Pedro.
Pernyataan Dr. Janson Dethan juga didukung oleh peryantaan Wakil Rektor III Universitas San Pedro Kupang, Thimotius Ajita, yang menyebut bahwa kehadiran pemain sepakbola Timnas Indonesia Viktor Dethan memberi semangat bagi anak-anak NTT dan Kota Kupang pada khususnya, untuk percaya diri dan rajin berlatih jika ingin sukses di bidang olahraga termasuk sepak bola.
“Prestasi yang diperoleh Viktor Dethan sebagai pemain nasional Indonesia menjadi kebanggan masyarakat NTT dan Kota Kupang pada khususnya, juga menjadi kebanggan Kampus Universitas San Pedro Kupang. Karena Viktor Dethan juga pernah menjadi mahasiswa di universitas ini,” kata Thimotius Ajita.
Acara Jumpa Fans Pemain Sepakbola Timnas Indonesia Viktor Dethan di Kota Kupang ini kemudian diakhiri dengan pembubuhan tandatangan pada sebuah bola oleh Viktor Dethan dan sesi foto bersama dengan para fans dan panitia penyelenggara serta para mahasiswa dan dosen Universitas San Pedro Kupang. Acara Jumpa Fans berlangsung dengan suasana penuh kegembiraan dan bahagia.
(*)





Komentar