GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Nasional
Beranda » Berita » BBPP Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Transformasi Digital LMS Corpu dan Integrasi Data SIM ABK

BBPP Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Transformasi Digital LMS Corpu dan Integrasi Data SIM ABK

KUPANG, KABAKIA — Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang terus mengakselerasi transformasi digital guna mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian yang unggul dan profesional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Peningkatan Kapasitas SDM Pertanian melalui Learning Management System (LMS) Corporate University (Corpu) Kementan dan Integrasi Data Mandiri SIM ABK rabu 13/05/2026 bertempat di Aula Utama BBPP Kupang

Kegiatan yang dihadiri seluruh pegawai BBPP Kupang ini bertujuan untuk menyelaraskan kompetensi pegawai dengan tuntutan era industri 4.0, menuju era 5.0 sekaligus memastikan tata kelola data aparatur yang presisi.

Workshop ini menyoroti dua instrumen utama dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di sektor pertanian Pertama LMS Corpu Kementan Sebagai platform pembelajaran daring yang inklusif, LMS Corpu memungkinkan setiap insan pertanian untuk mengakses materi pengembangan kompetensi kapan saja dan di mana saja.

Hal ini mendukung terciptanya pembelajaran berkelanjutan Kedua Integrasi Data Mandiri SIM ABK yaitu Sistem Informasi Manajemen ASN BBPP Kupang yang diintegrasikan secara mandiri tentang data kepegawaian untuk memastikan keakuratan, ril time dan dapat di akses dimanapun

Ketua Tim PSDM dan TU BBPP Kupang Sitti Aminah Daiman dalam pengantarnya menyampaikan bahwa dengan adanya LMS Corpu Kementan ini sangat membantu peningkatan kompetensi pegawai.

Hari Susu Nusantara 2026, Wamentan Sudaryono Gaungkan Revolusi Susu untuk Anak Indonesia

“ Peningkatan kapasitas SDM adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan global. Dengan LMS Corpu dan integrasi SIM ABK, kita tidak hanya meningkatkan skill dan kopetensi saja tetapi juga membangun birokrasi yang lebih lincah dan berbasis data,” ujarnya.

Materi workshop ini di sampaikan oleh Tim Analis Sumber Daya Manusia Apartur BBPP Kupang Ari Manurung dengan mempraktekkan lansung cara penggunaan LMS Corpu dan SIM-ABK BBPP Kupang

Melalui workshop ini, diharapkan tercipta standarisasi dalam pengelolaan SDM yang mencakup pertama Efisiensi Pelatihan yaitu Menurunkan biaya logistik pelatihan tatap muka tanpa mengurangi kualitas materi.

Kedua Akurasi Kebijakan, Data SIM ABK yang terintegrasi memudahkan pengelola kepegawaian untuk mengupdate data secara terintegrasi dan memudahkan pimpinan untuk mengontrol semua data kepegawaian dalam satu data ketiga Kemandirian Pegawai Mendorong ASN Kementan untuk proaktif dalam memperbarui profil kompetensi dan data kerja secara mandiri.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pengembangan kompetensi aparatur adalah pilar utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional di era teknologi.

Mentan Amran Jawab Isu “Pesta Babi” di Merauke: Yang Kami Bangun Adalah Pesta Pangan

“Kita tidak bisa membangun pertanian modern dengan cara-cara tradisional. Kementan Corpu adalah mesin pencetak SDM yang harus adaptif, inovatif, dan berdaya saing kelas dunia. SDM kita harus menguasai teknologi untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil secara eksponensial,” tegas Mentan Amran.

Senada dengan Mentan Amran Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa SDM adalah kunci utama peningkatan produktivitas dan modernisasi pertanian.

“Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi pertanian diharapkan mampu mengatasi keterbatasan akses informasi. dan tentu saja kopetensi ASN akan meningkat” ujarnya.

(*)

Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement