Kabakia.id, Kupang, 13 Maret 2026 – Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Polresta Kupang Kota menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus perluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau di Kota Kupang.
Kepala Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim Kanam, menjelaskan, kegiatan Pasar Murah di Pelataran halaman Polresta Kupang Kota menjadi bagian dari rangkaian Gerakan Pangan Murah yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, dan secara resmi dibuka oleh Wakapolri di Polda Metro Jaya Jakarta.
Secara nasional, Polri turut mengambil peran, untuk membantu memasarkan 10% beras SPHP atau 82.100 ton dari target 181 ribu ton beras yang ditargetkan dipasarkan oleh BULOG.
“Distribusi beras SPHP juga dilakukan di polres-polres di NTT dengan jumlah tonase sesuai dengan permintaan pasar di masing-masing daerah, untuk titik-titiknya ada di ranah polres, BULOG yang mensupport SPHP-nya,” jelasnya disela-sela kegiatan Pasar Murah yang digelar di pelataran Polres Kupang Kota.
Khusus di Kota Kupang, Polresta Kupang Kota ikut membantu memasarkan lebih dari 10 Ton beras SPHP, yang didistribusikan di Markas Komando Polres Kupang Kota dan Polsek-Polsek se-Kota Kupang
Selain beras SPHP, lanjut Kanam, BULOG juga menyediakan komoditas lain dalam pasar murah tersebut yakni, beras premium BULOG, minyak goreng dan gula pasir.
Kapolres Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, menjelaskan, Gerakan Pangan Murah yang dilakukan Polres Kupang Kota, merupakan pelaksanaan tugas dari Kapolri sebagai bentuk dukungan kepolisian, memastikan stabilisasi harga komoditas di tengah masyarakat, khususnya jelang hari raya keagaaman Idul Fitri.
Djoko menyebut, Polresta Kupang Kota melibatkan personil hingga tingkat polsek dan bhabinkamtibmas untuk pemasaran komoditas. “Sehingga harga komoditas bisa tetap stabil dan ketersediaan bisa terus ada di masyarakat,” ujarnya.
Kombes Pol. Djoko Lestari berharap, dengan ketersediaan beras termasuk yang didistribusikan oleh kepolisian, masyarakat tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar secara tiba- tiba [panic buying] jelang Hari Raya Idul Fitri.
Di momen launching Gerakan Pangan Murah, dilokasi tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan bahan pangan bagi 102 orang warga, yang langsung di serahkan oleh Kapolda NTT dan Wali Kota Kupang. (*)







Komentar