JAKARTA, KABAKIA — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, mengusulkan agar program pasar murah tidak hanya digelar di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah pedalaman di wilayah Provinsi NTT, terutama di wilayah Pulau Sumba, Timor, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.
Usulan tersebut disampaikan Usman Husin dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI bersama Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Rabu 15 Juli 2026.
Agenda utama Raker dan RDP yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman ini Adalah Pmbahasan tentang LKPP TA 2025 Kementan dan Bapanas serta pembahasan isu aktual pertanian dan pangan. Saat memimpin Raker dan RDP ini, Alex Indra Lukman didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Mohamad Johan.
Pada Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berhalangan hadir dan diwakili oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.
Sementara Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI yang juga dirangkap jabatan oleh Mentan Andi Amran Sulaiman, diwakili oleh Plt Sekretaris Utama Bapanas Dr. Drs. Sarwo Edhy, S.P., M.M., M.H.
Saat menyampaikan usulannya, Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin menekankan bahwa masyarakat pedesaan juga menghadapi kesulitan ekonomi dan banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Oleh karena itu, kakak kandung dari Mantan Menteri Perindustrian RI Saleh Husin ini meminta Kementan bersama Bapanas melaksanakan operasi pasar murah di wilayah pedalaman NTT.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman langsung meminta Kementan dan Bapanas segera menindaklanjuti usulan tersebut.
Sementara Wamentan Sudaryono, dalam kata penutupnya di rapat tersebut, menyatakan kesiapan Kementan untuk melaksanakan hasil rapat, termasuk usulan Anggota DPR RI terkait pemerataan akses pasar murah.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi antara kota dan desa di Nusa Tenggara Timur.
(*)







Komentar